- Home »
- Gunadarma , Ilmu Budaya Dasar , Manusia , Penderitaan , Tugas »
- MANUSIA DAN PENDERITAAN
// Posted by :Unknown
// On :Selasa, 19 April 2016
A.
Pengertian
Penderitaan
Penderitaan
adalah bahasa yang sering kita dengar. Penderitaan berasal dari kata derita.Kata derita berasal dari
bahasa Sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya
menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. penderitaan bisa
bersifat lahir dan bersifat batin. Setiap manusia memiliki penderitaan yang
berbeda –beda. Manusia dikatakan menderita apa bila dia memiliki masalah,
depresi karena tekanan hidup, dan lain lain.
Penderitaan termasuk
realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan manusia bertingkat-tingkat,
ada yang berat dan ada juga yang ringan. Akibat penderitaan yang
bermacam-macam. Ada yang mendapat hikmah besar dari suatu penderitaan, ada pula
yang menyebabkan kegelapan dalam hidupnya. Oleh karena itu, penderitaan belum
tentu tidak bermanfaat. Penderitaan juga
dapat ‘menular’ dari seseorang kepada orang lain, apalagi kalau yang ditulari
itu masih sanak saudara.
Menurut
agama penderitaan itu adalah teguran dari tuhan. Penderitaan ada yang ringan
dan berat contoh penderitaan yang ringan adalah ketika seseorang mengalami
kegagalan dalam menggapai keinginannya. Sedangkan contoh dari penderitaan berat
adalah ketika seorang manusia mengalami kejadian pahit dalam hidupnya hingga ia
merasa tertekan jiwanya sampai terkadang Ingin mengakhiri hidupnya.
Penderitaan adalah termasuk realitas manusia
di dunia. Namun peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas
penderitaan.Suatu pristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu
merupakan penderitaan bagi orang lain. Penderitaan adalah bagian dari
kehidupan.
B.
Contoh – Contoh Penderitaan
Berdasarkan
sebab-sebab timbulnya penderitaan, maka penderitaan manusia dapat dibagi menjadi 2 bagian sebagai berikut :
o Nasip
buruk penderitaan ini karenakan perbuatan buruk manusia yang dapat terjadi
dalam hubungan sesama manusia dan alam sekitarnya. Perbedaan nasip buruk dan
takdir adalah jika takdir di tentukan oleh tuhan sedangkan nasib buruk
penyebabnya Karena ulah manusia itu sendiri. Contohnya : penderitaan yang
timbul karena penyakit, siksaan / azab tuhan. Namun dengan kesabaran dan
tawakal dan optimise merupakan usaha
manusia untuk mengatasi penderitaan tersebut.
o Kehilangan
orang tua, setiap manusia pasti mencintai orang tuanya dan memiliki hubungan
yang erat dengan keluarganya. Penderitaan ini adalah yang paling sering kita
jumpa dan sangat sedih tentunya .tapi kesedihan Karena penderitaan diharapkan
tidak berlarut larut karena semua manusia yang hidup pasti akan kembali kepada
tuhannya.
o Kemiskinan
, banyak orang yang mederita karena kemiskinan , merasa tidak pernah cukup
dengan apa yang telah ia punya sehingga mengakibatkan seseorang merasa
menderita karena tidak bisa memiliki sesuatu yang ia inginkan. Ini di karena
kan kurangnya rasa syukur manusia atas apa yang telah di berikan oleh tuhan.
o Bencana,
tidak ada seorang pun yang dapat menghindari bencana yang tuhan berikan.
Bencana bisa kapan saja dating dan menimpa siapa saja bahkan seringkali
mengakibatkan kehilangan anggota keluarga. Trauma batin yang diakibatkan karena
bencana juga sulit di sembuhkan.
C.
Pengertian
Siksaan
Penderitaan
biasanya di sebabkan oleh siksaan. Baik fisik ataupun jiwanya.Siksaan atau
penyiksaan (Bahasa Inggris: torture) digunakan untuk merujuk pada penciptaan
rasa sakit untuk menghancurkan kekerasan hati korban. Segala tindakan yang
menyebabkan penderitaan, baik secara fisik maupun psikologis, yang dengan
sengaja dilakukkan terhadap seseorang dengan tujuan intimidasi, balas dendam, hukuman,
pemaksaan informasi, atau mendapatkan pengakuan palsu untuk propaganda atau
tujuan politik dapat disebut sebagai penyiksaan. Siksaan dapat digunakan
sebagai suatu cara interogasi untuk mendapatkan pengakuan. Siksaan juga dapat
digunakan sebagai metode pemaksaan atau sebagai alat untuk mengendalikan
kelompok yang dianggap sebagai ancaman bagi suatu pemerintah.Arti siksaan,
siksaan berupa jasmani dan rohani bersifat psikis, kebimbangan, kesepian,
ketakutan.
D.
Pengertian
Phobia
Phobia
berasal dari bahasa Yunani yang berarti rasa takut yang tidak normal atau tidak
wajar (Morbid Fear atau Anxiety Disorder).
Rasa takut yang dimaksudkan disini adalah rasa takut terhadap sesuatu,
baik itu benda mati maupun mahhluk hidup atau situasi tertentu.
Apakah
anda memiliki phobia?. Umumnya kita memiliki phobia, bedanya ada yang ringan
dan ada pula yang berat. Phobia ringan adalah phobia yang tidak mengganggu kehidupan
penderitanya karena yang ditakuti itu jarang dijumpai, misal takut dengan
rumput putri malu. Phobia takut dengan putri malu tidak akan terlalu mengganggu
karena jarang dijumpai, sehingga tidak terasa bahwa seolah olah penderita tidak
memiliki phobia. Tetapi bagaimana phobia yang takut dengan gelang karet, ini
termasuk phobia berat, karena setiap hari dibanyak tempat dia dapat melihat ada
banyak gelang karet, sehingga rasa kaget, takut, dan shock bisa terjadi setiap
saat. Tentu saja kadang kadang hal ini bisa bukan saja mengganggu dirinya,
tetapi anggota keluarga atau orang disekitarnya merasa risih, geli, dan bisa
juga kesal dibuatnya. Karena dimata orang awam, rasa takut itu tidak normal.
Memang benar, yang namanya phobia itu adalah rasa takut yang tidak wajar atau
tidak normal.
E.
Jenis – Jenis Siksaan
Bersifat Psikis
Siksaan
Yang Sifatnya Psikis :
-
Kebimbangan.
memiliki arti tidak dapat menetukan
pilihan mana yang akan dipilih.
-
Kesepian.
merupakan rasa sepi yang dia alami
pada dirinya sendiri / jiwanya walaupun ia dalam lingkungan orang ramai.
-
Ketakutan.
adalah sebuah sesuatu yang tidak
dinginkan yang dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin. Bila rasa
takut itu dibesar – besarkan tidak pada tempatnya, maka disebut sebagai phobia.
F.
Penyebab
Seseorang Ketakutan
Penyebab
seseorang merasakan ketakutan, antara lain:
-
Claustrophobia dan agrophobia adalah
rasa takut terhadap ruangan tertutup.
-
Gamang adalah rasa takut akan tempat
yang tinggi.
-
Kegelapan adalah rasa takut bila
seseorang berada di tempat gelap.
-
Kesakitan merupakan ketakutan yang
disebabkan oleh rasa sakit yang akan dialami.
-
Kegagalan ketakutan dari seseotang
disebabkan karena merasa bahwa apa yang akan dijalankan mengalami kegagalan.
Sumber:
